gagne banner

Robert Gagne was an experimental psychologist who was concerned with learning and instruction for several decades. His earlier work was in a behaviorist tradition, but later he was influenced by the information-processing view of learning and memory. He is well known for his synthesis of research on learning and the identification of internal and external conditions of learning.

Robert Gagne adalah seorang pakar psikologi eksperimental yang selama beberapa dekade telah menerjunkan diri mendalami studi mengenai pembelajaran dan instruksi pembelajaran. Karya-karya awal Gagne banyak mengupas mengenai psikologi behavior, namun belakangan tulisan-tulisan beliau banyak dipengaruhi oleh suatu pandangan bahwa aktifitas belajar dan mengingat merupakan bentuk memproses informasi (information-processing). Beliau dikenal luas akan kemampuannya mensintetis beragam penelitian mengenai teori pembelajaran berikut mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal pembelajaran.

Gagne stressed that different variables influence the learning of different types of tasks. He identified five domains of learning outcomes:

Gagne menekankan suatu pengertian bahwa terdapat berbagai macam variabel yang mempengaruhi aktifitas pembelajaran dalam rangka menguasai keterampilan (task) yang berbeda-beda. Terkait hal tersebut, Gagne mengidentifikasi lima domain hasil/outcome pembelajaran yang meliputi :

  • information
  • intellectual skills
  • cognitive strategies
  • motor skills
  • attitudes
  • Informasi
  • Kemampuan intelektual
  • Strategi kognitif
  • Kemampuan motoris
  • Sikap/perangai

Based upon his analysis of research, he believed that the set of variables influencing the learning of tasks in one domain may not influence the learning of tasks in other domains. One may generalize research findings to other tasks within that domain, but not to tasks in other domains.

Berdasarkan pada analisis penelitiannya, Gagne percaya bahwa sejumlah variabel yang mempengaruhi pembelajaran keterampilan dalam suatu domain mungkin tidak berpengaruh pada pembelajaran keterampilan yang lain pada domain yang berbeda. Dimungkinkan bagi seseorang menggeneralisasi temuan hasil penelitian yang masih berada dalam satu domain pembelajaran keterampilan, namun hal yang sama tidak berlaku bagi keterampilan lain yang berada pada domain yang berbeda.

Thus, factors found to influence the learning of one piece of information (e.g., overlearning positively affects the learning of telephone numbers) may be applied to other tasks in that domain (e.g., the learning of names), but not to the tasks in other domains (e.g., the learning of a new concept).

Dengan demikian, faktor yang teridentifikasi mempengaruhi pembelajaran sepenggal informasi (contoh: overlearning, secara pedagogis berarti pembelajaran dengan cara mengulang-ulang kemampuan awal yang sudah dikuasai sehingga menjadi sangat mahir, akan mempengaruhi kemampuan seseorang dalam menghafal nomor telepon), dapat diaplikasikan pada domain pembelajaran yang sama (misalnya: menghafal nama) namun tidak dapat diterapkan pada domain yang berbeda (misalnya, pembelajaran untuk memahami konsep baru).

Gagne stressed the cumulative nature of learning intellectual skills in which mastery of higher-level skills (e.g., rules) depends primarily upon the prior mastery of lower-order skills or concepts. Accordingly, intellectual skills are arranged in a hierarchical order so that successful instruction begins with teaching lower-order skills and progresses upwards.

Gagne menekankan bahwa pembelajaran kemampuan intelektual untuk menguasai kemampuan tingkat tinggi  memiliki sifat dasar kumulatif (contoh: mengerti dan memahami perintah/rules dengan benar), dan hal tersebut terutama sangat bergantung pada penguasaan keterampilan atau konsep yang lebih sederhana dan lebih rendah sebelumnya. Berdasarkan pada kenyataan tersebut, kemampuan intelektual selanjutnya disusun secara hirarkhis, dengan maksud bahwa suatu pembelajaran akan menuai keberhasilan apabila dimulai dengan mengajarkan keterampilan tingkat rendah dan selanjutnya meningkat ke lebih tinggi.

Gagne placed considerable influence on identifying the appropriate sequence of instructional events that promote successful learning. In essence, manipulation of these events (gain attention, inform learner of objectives, provide guidance, etc.), when coupled with the appropriate external conditions of learning, can stimulate the presumed internal process in short- and long-term memory and cause learning to occur. Gagne’s ideas about instruction are based to a large extent upon the information processing approach and the presumed internal processes of learning and his distinctions among domains of learning outcomes.

Pengaruh teori pembelajaran Gagne di dunia pendidikan cukup besar, khususnya dalam hal mengidentifikasi dan menentukan urutan instruksi pembelajaran, dimana tindakan tsb diyakini akan mengantarkan pada kesuksesan pembelajaran. Secara esensial, manipulasi terhadap aktifitas pembelajaran (misalnya mendapatkan perhatian awal dari peserta didik sebelum pembelajaran dimulai, menyampaikan informasi kepada peserta didik mengenai tujuan yang hendak dicapai, menyediakan panduan, dsb), apabila digabungkan dengan lingkungan eksternal yang mendukung, maka akan dapat menstimulasi /merangsang proses internal memori jangka pendek-panjang peserta didik, sehingga akan timbul aktifitas pembelajaran yang diharapkan.

Gagasan Gagne mengenai instruksi pembelajaran didasarkan secara luas pada pendekatan proses-informasi (information-processing). Gagasan ini juga mengasumsikan adanya proses internal pembelajaran dan perbedaan yang jelas antara domain hasil/outcome pembelajaran satu dengan lainnya.

Source: http://theoryfundamentals.com/gagne.htm